
Jalanan Bolong? Ini Cara Ngerem Yang Benar Biar Tetap Stabil
Jalanan Bolong? Ini Cara Ngerem Yang Benar Biar Tetap Stabil Untuk Nantinya Dapat Menjaga Keselamatan Ketika Berkendara. Tentu Jalanan Bolong masih menjadi masalah klasik di banyak daerah di Indonesia. Mulai dari jalan kota hingga jalur antarkabupaten. Dan lubang sering muncul tanpa tanda peringatan. Maka kondisi ini bukan hanya bikin perjalanan tidak nyaman. Akan tetapi juga berisiko tinggi jika pengendara salah melakukan pengereman. Banyak kecelakaan justru terjadi bukan karena lubangnya. Namun melainkan karena cara ngerem yang keliru saat mendekatinya. Karena dengan memahami teknik pengereman yang tepat saat menghadapi Jalanan Bolong sangat penting. Baik untuk pengendara motor maupun mobil. Dengan teknik yang benar, kendaraan tetap stabil, ban lebih awet. Dan risiko kehilangan kendali bisa di minimalkan. Berikut empat cara ngerem yang benar dan aman saat menghadapi jalan berlubang.
Kurangi Kecepatan Sejak Jauh, Jangan Rem Mendadak
Kesalahan paling sering dilakukan pengendara adalah mengerem secara mendadak tepat sebelum lubang. Padahal, pengereman keras di jarak dekat justru membuat kendaraan tidak stabil. Apalagi jika permukaan jalan licin atau tidak rata. Cara yang benar adalah mengurangi kecepatan secara bertahap sejak melihat lubang dari kejauhan. Lepaskan gas lebih dulu, lalu lakukan pengereman halus. Kemudian teknik ini membantu distribusi bobot kendaraan tetap seimbang. Sehingga suspensi bisa bekerja optimal saat melewati lubang. Untuk pengendara motor, pengereman mendadak dapat membuat roda depan terkunci dan berisiko tergelincir. Sementara pada mobil, rem mendadak bisa memicu ban selip dan setir sulit di kendalikan.
Manfaatkan Engine Brake Untuk Menjaga Keseimbangan
Engine brake sering di anggap sepele, padahal perannya sangat besar saat menghadapi jalan berlubang. Engine brake bekerja dengan menurunkan gigi agar kecepatan kendaraan berkurang secara alami tanpa tekanan berlebih pada sistem rem. Saat mendekati jalanan bolong, turunkan gigi secara bertahap. Lalu kombinasikan dengan rem ringan. Karena teknik ini membuat kendaraan lebih stabil dan mengurangi risiko roda mengunci. Pada motor, engine brake membantu menjaga traksi ban belakang. Sedangkan pada mobil, engine brake sangat berguna terutama saat melewati jalan berlubang di turunan. Dan kendaraan tidak hanya bergantung pada pedal rem.
Lepas Rem Sesaat Saat Melewati Lubang
Salah satu teknik penting namun sering diabaikan adalah melepas rem sesaat tepat sebelum roda menghantam lubang. Tujuannya agar suspensi bisa menyerap benturan secara maksimal. Jika rem masih di tekan saat roda masuk lubang, suspensi akan bekerja lebih kaku karena beban berpindah ke depan. Akibatnya, benturan terasa lebih keras dan berisiko merusak kaki-kaki kendaraan. Pada sepeda motor, lepaskan rem depan sesaat dan jaga posisi setang tetap lurus. Untuk mobil, pastikan pedal rem di lepas tepat sebelum lubang. Dan pegang setir dengan stabil agar tidak terjadi hentakan ke samping.
Jaga Posisi Ban Dan Setir Tetap Lurus
Saat menghadapi jalanan bolong, posisi kendaraan sangat menentukan keselamatan. Hindari membelokkan setir secara tiba-tiba sambil mengerem. Karena kombinasi ini bisa membuat kendaraan kehilangan traksi. Usahakan ban dan setir tetap lurus ketika melewati lubang. Jika terpaksa menghindar, lakukan manuver sejak jauh dengan kecepatan rendah, bukan di detik terakhir. Bagi pengendara motor, berdiri sedikit dari jok (standing position) bisa membantu meredam guncangan. Sementara pengemudi mobil sebaiknya memegang setir.
Tentunya dengan kedua tangan agar tetap stabil saat roda menghantam permukaan tidak rata. Menghadapi jalanan berlubang memang membutuhkan kewaspadaan ekstra. Namun dengan teknik pengereman yang tepat. Mulai dari mengurangi kecepatan sejak jauh, memanfaatkan engine brake, melepas rem saat melewati lubang. Dan hingga menjaga posisi setir tetap lurus. Maka risiko kecelakaan dapat di tekan secara signifikan. Ingat, tujuan utama bukan hanya menghindari lubang, tetapi menjaga kendali kendaraan tetap stabil. Berkendara dengan tenang, antisipatif, dan tidak panik adalah kunci utama keselamatan di jalan. Terutama saat kondisi aspal jauh dari kata sempurna.
Jadi itu dia beberapa cara ngerem yang benar biar tetap stabil di Jalanan Bolong.