
Sempat Di Ragukan, Begini Perjalanan 22 Tahun Transjakarta
Sempat Di Ragukan, Begini Perjalanan 22 Tahun Transjakarta Yang Telah Berjasa Kepada Ibu Kota Dan Jadi Andalan. Transjakarta kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan warga ibu kota. Namun, siapa sangka bahwa sistem Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara. Karena kehadiran ini sempat menuai banyak keraguan di awal kehadirannya. Dan saat ini tepatnya memasuki usia 22 tahun pada 2026, Transjakarta telah menjelma dari proyek kontroversial menjadi tulang punggung transportasi publik Jakarta. Apalagi di luar dari konteks Sempat Di Ragukan, maka tak di pungkiri si biru ini jadi andalan dan di utamakan para warga bepergian.
Awal Kehadiran: Banyak Kritik Dan Penolakan
Transjakarta resmi beroperasi pada 15 Januari 2004 dengan hanya satu koridor, yakni Blok M–Kota. Saat itu, konsep jalur khusus bus di anggap asing dan bahkan mengganggu lalu lintas. Banyak pihak meragukan efektivitasnya. Mulai dari pengurangan badan jalan hingga minimnya fasilitas halte yang ramah pengguna. Kritik juga datang dari masyarakat yang menganggap Transjakarta lambat, sering mogok, dan tidak nyaman. Tidak hanya itu, ia juga sering di keluhkan dengan armada yang terbatas. Serta sistem tiket manual membuat layanan awal Transjakarta jauh dari kata ideal. Namun, di balik segala keterbatasan itu, Transjakarta menjadi langkah berani Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Maka hal itu yang menjadikannya Sempat Di Ragukan.
Ekspansi Besar Dan Perubahan Wajah Transportasi Jakarta
Perlahan tapi pasti, Transjakarta terus berkembang. Dari satu koridor, kini jaringan Transjakarta telah menjangkau 14 koridor utama dengan ratusan rute pengumpan (feeder) yang menghubungkan kawasan permukiman hingga pusat aktivitas ekonomi. Salah satu titik penting dalam perjalanannya terjadi pada era 2017–2019. Ketika Transjakarta mulai melakukan transformasi besar-besaran. Armada lama di ganti dengan bus berpendingin udara, sistem pembayaran beralih ke uang elektronik. Serta integrasi dengan moda lain seperti MRT Jakarta dan LRT mulai di wujudkan. Fakta menariknya, ia kini memiliki salah satu jaringan BRT terpanjang di dunia. Dan hal ini yang dapat mengalahkan banyak kota besar lainnya. Hal ini menjadikan Jakarta sebagai rujukan global dalam pengembangan transportasi bus berbasis jalur khusus.
Inovasi Layanan Dan Adaptasi Zaman
Dalam 22 tahun perjalanannya, Transjakarta tak berhenti berinovasi. Salah satu gebrakan besar adalah pengoperasian bus listrik, yang mendukung target Jakarta menuju kota rendah emisi. Kehadiran bus ramah lingkungan ini menjadi simbol perubahan Transjakarta dari sekadar alat transportasi menjadi bagian dari solusi krisis lingkungan. Selain itu, Transjakarta juga menghadirkan layanan khusus seperti bus wisata, bus gratis untuk kelompok tertentu, hingga rute 24 jam yang melayani mobilitas warga tanpa henti. Digitalisasi aplikasi, informasi waktu kedatangan bus secara real-time, serta peningkatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas turut memperkuat citra Transjakarta sebagai transportasi modern.
Dari Di Cemooh Hingga Jadi Andalan Warga
Kini, Transjakarta melayani jutaan penumpang setiap harinya dan menjadi moda pilihan bagi pekerja, pelajar, hingga wisatawan. Keberhasilannya bukan hanya soal jumlah penumpang. Akan tetapi juga perubahan pola pikir masyarakat Jakarta terhadap transportasi publik. Transjakarta berhasil membuktikan bahwa sistem angkutan massal dapat berkembang di kota besar dengan tingkat kemacetan tinggi. Dari yang dulu sering di cibir, kini Transjakarta menjadi contoh nyata bahwa konsistensi kebijakan dan keberanian berinovasi mampu mengubah wajah kota.
22 Tahun Yang Penuh Pembuktian
Perjalanan 22 tahun Transjakarta adalah kisah tentang ketekunan, adaptasi, dan keberanian menghadapi keraguan. Dari proyek yang Sempat Di Ragukan, Transjakarta kini berdiri sebagai simbol perubahan Jakarta menuju kota yang lebih tertib, ramah lingkungan, dan manusiawi. Ke depan, tantangan tentu masih ada. Namun jika melihat jejak panjangnya, Transjakarta telah membuktikan satu hal penting. Tentunya dengan perubahan besar selalu di mulai dari langkah kecil yang konsisten.